13 March 2011

0
Komen

hati lara

aku terpana melihatmu,
dlm keramaian,
dan,
kau juga,
sama merenungku,
membuat aku tersenyum,
tapi,
tak bisa ku zahirkan,
senyuman itu.
selama kita belum bersua,
ku kira kau pengganggu hidupku cuma,
namun,
aku mengerti kini,
kau yang sering ku tunggu,.
kenapa??
aku tidak mengerti..

tapi,
hatiku,
bakal berantakan ke seribu kalinya,
ternyata,
aku silap menafsir erti rindu padamu,
aku terkilan,
mungkin,
patut kubiarkan kita seperti dulu,
setelah ku tahu dirimu berpunya,

tapi,
mengapa perlu kau menafikannya??
tak perlulah kau berdalih,
kerna,
sudah tersurat,
dirimu dan dirinya,

tuhan,
moga kutemu,
insan yang benar2..
menghargaiku,
menyayangiku,
mengerti diriku,,
setulus hatinya,,,

*andai kau membaca puisi ini...ku harap kau mengerti...

terima kasih daun keladi

27 February 2011


 HATI
remuk..
rindu..
dendam..
sakit..
bengang..
pilu..
HATIku bercampur - baur,
pernah tak kau rasai??
aku hidup dalam kekosongan,
namun,
tiada siapa peduli,
saban hari,
aku makan hati,
dek perbuatanku sendiri,
memendam rasa pedihdi hati,
bagaimana harusku luahkan?
jika,
seorang teman,
tidak gembira disisi,
tapi,
ketawa disamping teman lain.
aku ibarat,
MELUKUT DI TEPI GANTANG,
menunggu masa untuk dibuang.

terima kasih daun keladi

0
Komen

ku mencari seorang teman

*luahan hati yg lara.

aku mencari seorang teman,
teman saling mengerti,
teman saling percaya,
teman saling berkongsi ceritera.

aku mencari seorang teman,
teman berdiri tika ku sama berdiri,
teman menyambut tika ku hampir jatuh,
bukan teman pemusnah harapan ini.

aku mencari seorang teman,
teman ketawa tika ku jenaka,
teman mengalir mata tika ku berduka,
bukan mencemuh seribu bahasa.

teman,
aku rindu hilai tawamu,
aku rindu tangisan dukamu,
bagaimana nak ku cri insan seperti kamu,
setia bersama susah senang,,

uya mastura
siti rahimah

ummu zakeira
hanis zuki

otak bercabang


terima kasih daun keladi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Designed by ♥ WWW.MYRAVEA.COM ♥